Hanya karena tertinggal washer saat maintenance, pesawat Boeing 737 seharga 70 milyar dollar terbakar habis.

0
736

Sumber Video: https://www.facebook.com/Passengers-Your-Attention-Please-1614901712083942

Pesawat Chiina Airline yang terbang dari Taiwan menuju Okinawa sebuah pulau paling selatan dari Jepang mengalami kebakaran saat sudah landing dengan selaat dan parir dengan sempurna. Tidak ada tanda-tanda di cockpit pilot (tidak ada masalah) tetapi api telah berkobar cukup cepat. Dalam kejadian ini semua penumpang dapat dievakuasi dengan selamat.

Berikut adalah penjelasan secara teknis simulasi yang bisa dipahmi secara sederhana. Pada saat maintenance (assembly) washer terjatuh dan mur dipasang tanpa washer. Karena saat terbang dan mendarat selalu mengaktifkan flaps, maka mur lama kelamaan kendor dan terbuka. Saat mendarat, flaps dalam kondisi maksimum baut terbuka dan pada saat tertutup, karena gaya hidrolik yang cukup besar mendorong mekanisme flaps dan mendorog baut hingga menembus tangki bahan bakar yang terletak di wing. Saat landing masih dengan kecepatan hingga parkir bahan bakar belum mengenai bagian engine dan rem pesawat di roda yang sangat panas. Tetapi saat pesawat sudah berhenti sempurna, bahan bakar menetes ke bagian panas tersebut dan memicu kebakaran.

Pelajaran penting yang dapat diambil betapa kedisplinan sangat penting dalam karir sebagai Aircraft Maintenance Engineer. Keteledoran sedikit dapat merugikan perusahaan milayan dolar dan mungkin dapat membunuh ratusan penumpang. Semoga dapat dijadikan pelajaran bagi para mahasiswa Teknik Aeronautika yang akan menjadi Perawat Pesawat Udara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.