Pengabdian #bersamayuda di Kuliah Kerja Nyata Politeknik Negeri Bandung 2018

0
219

Masih ingat dengan 5 Peran dan Fungsi Mahasiswa?

Dulu ketika kegiatan pengenalan kampus, 5 peran dan fungsi mahasiswa sering sekali dilontarkan oleh pemateri dalam kegiatan perkenalan kampus. Tidak menutup kemungkinan banyak mahasiswa yang hanya mendengar dan mengucapkan 5 peran dan fungsi tersebut tanpa disadari bahwa dirinya seorang mahasiwa yang harus menjalankan tugas dan perannya yang mendasar ke 5 peran dan fungsi tersebut.  Tapi tentu banyak juga mahasiswa yang mendengar dan mengucapkan 5 peran dan fungsi mahasiswa dengan penuh tekad, dedikasi, integritas,antusias, demi menuju negeri yang dilengkapi dengan generasi emas.

Pengabdian

Sebagai mahasiswa kerap sekali mendengar dengan kata pengabdian. Mereka sangat mudah untuk mengartikan apa itu pengabdian tapi tak mudah untuk melakukan pengabdian. Mengapa?  Karena mereka mempunyai  jawaban masing-masing mengenai apa arti pengabdian. Ada yang mengartikan bahwa pengabdian itu memberikan manfaat secara langsung terhadap orang sekitar, ada yang mengartikan pengabdian itu bisa dilakukan secara tidak langsung namun tetap memberikan manfaat kepada orang sekitar.

Salah satu Relawan KKN Wasundara 2018

Menurut saya Pengabdain adalah Sikap ikhlas layaknya nafas penuh dengan antusias memberikan manfaat yang nyata tanpa angan – angan semata.

Namun ada satu hal yang penting dalam pengabdian sebelum mengabdi kepada orang lain yaitu mengabdi kepada diri sendiri. Ini adalah hal yang sederhana namun banyak yang lupa akan hal itu. Banyak yang menjadi boomerang pada dirinya sendiri ketika melakukan pengabdian, boomerang yang dihasilkan karena sikap angkuh  yang tumbuh pada dirinya.

KKN

KKN adalah sebuah singkatan dari Kuliah Kerja Nyata. Kegiatan dimana mahasiswa melakukan pengabdian kepada masyarakat dan memberikan manfaat dengan aksi  secara nyata di tempat masyarakat itu menetap dengan memanfaatkan keilmuan dan pengetahuan sebagai mahasiswa.

Relawan bersama Keluarga di Kampung Manglid

BEM KEMA Politeknik Negeri Bandung mengadakan Kegiatan KKN yang terbuka untuk seluruh mahasiswa Politeknik Negeri Bandung, dan juga mengundang politeknik lainnya Se-Jawa Barat dan DKI. Pada tahun 2018 KKN Polban bernama WASUNDARA 2018, dengan motto “Dari Desa, Oleh Kita, Untuk Bangsa”.  KKN Polban 2018 dilaksanakan pada tanggal 9 – 20 Agustus 2018 di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat. Banyak sekali relawan dan panitia yang mengikuti KKN Wasundara 2018.

Ada apa aja sih di  KKN Wasundara 2018?

Dihari pertama keberangkatan KKN Wasundara  2018 semua relawan yang mengikuti KKN Wasundara menggunakan trasnportasi 3 Truk tentara menuju tempat KKN Wasundara 2018 yakni Kampung Manglid. Di perjalanan yang sangat  sejuk, indah, hijaunya pemandangan dan  penuh cerita didalam truk yang membuat semua semakin semangat dan antusias serta ikhlas untuk mengikuti kegiatan KKN Wasundara 2018.

Persiapan Menuju Tempat Tujuan KKN

Setelah sampai di tempat tujuan, rasa lelah selama perjalanan karena tertawa terbahak sepanjang jalan, hilang musnah ketika melihat senyum dan respon masyarakat menerima kehadiran seluruh relawan KKN Wasundara 2018. Pembukaan KKN Wasundara 2018 dilaksanakan di hari pertama yang dihadiri Oleh Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan, Bapak Angki Apriliandi Rachmat beserta staf.

Perjalanan Menuju Tempat Tujuan

Pembukaan telah selesai, seluruh relawan berlomba-lomba untuk sampai di rumah singgah mereka masing-masing, di mana rumah itu akan jadi tempat bersandar untuk tidur, mengabdi untuk orang tua selama KKN, dan tempat untuk merasakan kehidupan masyarakat selama pengabdian.

Pembukaan KKN Wasundara 2018, dihadiri Oleh Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan Politeknik Negeri Bandung

Malam pertama pun semua mendadak hening, namun setelah memasuki malam kedua, dan selanjutnya para relawan memberikan keramaian yang sangat damai dan hangat akan Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kabupaten Bandung Barat

Ada beberapa kegiatian di KKN Wasundara 2018 di antaranya adalah pembangunan, pendidikan, ekonomi kreatif, sosial dan kesehatan.

1. Membangun MCK yang akan digunakan oleh Warga Manglid

Semua keringat yang dikeluarkan para relawan dalam pembuatan MCK itu tidak sebanding dengan harga rasa senang dan senyuman warga di sana ketika seluruh relawan dan warga gotong royong membangun MCK.

Kegiatan Membangun MCK

2. Pendidikan

Banyak sekali senyuman ikhlas dengan kegembiraan yang terlihat di wajah anak-anak Maglid. Senyuman ikhlas itu yang membuat relawan semangat untuk mengajar di Kampung Manglid. Bernyanyi, berhitung dan menulis adalah hal yang sangat favorit ketika mengajar anak-anak Manglid. Teriakan suara khas anak kecil dan suara para relawan yang penuh kebahagiaan memberikan suasana yang sangat hangat dan menyenangkan serta meberikan aura positif terhadap pendidikan di Kampung Manglid.

Kegiatan Mengajar

3. Ekonomi Kretatif

Para relawan memberikan sebuah cara untuk mengawali kegiatan berekonomi dengan memanfaatkan sumber daya alam yang terdapat di Kampung Manglid.

Sosialisasi Mengenai Ekonomi

4. Membantu Kegiatan Orang Tua

Kegiatan ini yang paling sering dilakukan oleh para relawan, hal yang paling asik, adalah membantu pekerjaan orang tua seperti berkebun, membawa main anak, masak, dan masih banyak kegiatan untuk membantu kegiatan orang tua. Di sini benar-benar dirasakan sesuatu yang mungkin ketika di rumah masing-masing tidak pernah selama melakukan kegiatan di Desa Cicadas ini.

5. Merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945

Teriknya matahari tidak membuat para relawan dan warga enggan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan melakukan upacara memperingati hari kemerdekaan dan mengadakan perlombaan-perlombaan yang diadakan oleh para relawan KKN Wasundara 2018.

Kegiatan Upacara Bendera
Kegiatan 17 Agustus-an

6. Membuka Jalan Ke Curug

7. Kesehatan

Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Penyuluhan

Hal yang paling sedih ketika KKN Wasundara 2018 adalah kegiatan di hari puncak yang membuat hampir semua relawan dan warga menangis terharu. Warga sangat menerima kedatangan para relawan, memberikan perlakukan terbaik kepada relawan yang benar-benar menganggap layaknya seperti anak sendiri degan penuh kesederhaanaan. Penuh cerita yang sulit dilontarkan oleh kata-kata dalam setiap kegiatan wasundara 2018 yang membuat relawan tidak siap dengan kata Rindu. Suatu saat semoga ada kesempatan untuk kembali. Aamiin.

Malam Terakhir Kegiatan KKN Wasundara 2018

Siap untuk jadi Relawan KKN?

Saya berharap semua siap, dikarenakan banyak cerita yang menyenangkan, pengalaman yang luar biasa dan ilmu yang bermanfaat dalam kehidupan nyata di Kegiatan KKN.

Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin yang mengikuti Kegiatan KKN Wasundara 2018 yakni

  1. Desgawan D3 Teknik Aeronautika 2017 (Ketua Pelaksana)
  2. Nurdiansah D3 Teknik Aeronautika 2017 (Koordinator Logistik)
  3. Larassati D3 Teknik Aeronautika 2017
  4. Tommy D3 Teknik Aeronautika 2016
  5. Dicky Mahendra D4 TPKM 2017 (Transportasi)
  6. Yuda Mauluddin D4 TPKM 2017 (Transportasi)
  7. M Taufik N D4 TPKM 2017 (Lapangan)
  8. Stefi Cantara D4 TPKM 2017 (Humas)
  9. Zian Nur Fauzi D4 TPKM 2017 (Humas)
  10. M. Ilham firdaus D4 TPKM 2017
  11. M. Faiq N D4 TPKM 2017
  12. Dimas F S D4 TPKM 2017
  13. Fauzan Hamidiprajda D4 TPKM 2017
  14. Ibrahim D3 Teknik Mesin 2017 (Logistik)
  15. Mike D3 Teknik Mesin 2017 (Medis)
  16. Fira Lutfiani D3 Teknik Mesin 2017
  17. Arra D3 Teknik Mesin 2017
  18. Endang D3 Teknik Mesin 2017
  19. Agung D3 Teknik Mesin 2017
  20. Arief Suditomo D4 Prosman 2017 (Medis)
  21. Fajar Prasetya D4 Prosman 2017 (Medis)
  22. Rifsqy D4 Prosman 2017

Kami harap teman teman 2018 dan 2017 dapat mengikuti kembali KKN POLBAN Tahun berikutnya

Cek Video Dokumentasi KKN WASUNDARA 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.