Teknologi Terkini: Masjid Berjalan di Tokyo, Jepang.

0
72

Teknologi terbaru yang pada saat ini, sedang ramai diperbincangkan salah satunya berasal dari negara Jepang. Jepang akan menjadi Tuan rumah pada ajang Olimpiade 2020, untuk menyambut ajang olahraga bergengsi tersebut, Jepang benar-benar mempersiapkan segala yang dibutuhkan selama ajang Olimpiade, karena banyak negara dari berbagai belahan dunia yang ikut serta dalamajang tersebut, dengan berbagai kalangan.

Salah satu teknologi untuk mempersiapkan ajang Olimpiade mendatang yang telah diperkenalkan ialah “Masjid Mobil” dengan memodifikasi truk 25 ton menjadi masjid. Truk 25ton itu dimodifikasi dengan membentuk bagian lain, dan menambah bagian sisisampingnya menjadi lebih besar. Ruang sholat didalamnya pun sudah di lengkapioleh AC, dan truk ini dapat membesar pada bagian sisi kanan, dan sisi kiri.

Truk ini memiliki luas 48 meter persegi, dan mampu menampung 50 orang untuk sholat, dengan tempat untuk wudhu yang berada dibagian luar. Mobil masjid ini diperkenalkan di Stadion Toyota di wilayah Aichi, Tokyo, Jepang. Mobil ini dapat menjadi tempat ibadah untuk para muslim, agar lebih mudah dalam beribadah, dikarenakan di Jepang sulit untuk tempat beribadah bagi para muslim.


Ini merupakan inovasi yang sangat bagus, dengan memikirkan toleransi terhadap salah satu agama. Mobil masjid dapat menjadi contoh untuk negara diberbagai belahan dunia yang sedikit atau tidak mempunyai tempat ibadah untuk para muslim, agar mempermudah untuk melakukan ibadah. Dan sangat berguna jika terdapat suatu ajang besar yang melibatkan berbagai negara, seperti Jepang dalam mempersiapkan ajang Olimpiade mendatang.

Apakah negara yang sudah banyak memiliki masjid, seperti Indonesia memerlukan mobil masjid ini? Menurut saya pribadi, mungkin mobil masjid ini diperlukan juga untuk beberapa acara misalnya pada saat ASEAN GAMES yang sekarang akan digelar di Indonesia, untuk tempat ibadah mungkin adabeberapa di asrama para atlet, dan tidak semua tempat pertandingan ada tempatibadah, jika ada mungkin belum bisa memuat jemaah, seperti penonton pertandingan juga memerlukan tempat ibadah, akan lebih baik lagi jika negara Indonesia mungkin menjadi produsen yadari pada menjadi konsumen. Bagaimana menurutmu?


Thank you for reading this article. 
hope you like it!  

👋

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.